VISI KAMI

“ AGAR HAK DAN MARTABAT MANUSIA SEBAGAI CITRA ALLAH DIAKUI DAN DIHORMATI. ”

DATA DAN FAKTA



TIER PERDAGANGAN MANUSIA

TIER 1

Negara yang pemerintahannya sepenuhnya mematuhi Perlindungan standar minimum Korban Perdagangan (TVPA / Trafficking and Violence Protection Act ; UU Perdagangan manusia dan Perlindungan Kekerasan)

TIER 2

Negara yang pemerintahannya tidak sepenuhnya sesuai dengan standar minimumTVPA, tetapi membuat upaya yang signifikan untuk membawa diri menjadi sesuai dengan standar tersebut

a) Jumlah mutlak korban bentuk parah perdagangan sangat signifikan atau secara signifikan meningkat;
b) Ada kegagalan untuk memberikan bukti dari upaya yang meningkat untuk memerangibentuk parah perdagangan manusia dari tahun sebelumnya, atau
c) Penentuan bahwa suatu negara melakukan upaya yang signifikan untuk menyesuaikan Diri sesuai dengan standar minimum didasarkan pada komitmen negara untuk mengambil langkah-langkah masa depan tambahan selama tahun depan

TIER 3

Negara yang pemerintahannya tidak sepenuhnya memenuhi standar minimum dan tidak membuat upaya yang signifikan untuk melakukannya

IKHTISAR Trafficking in Persons Report – Indonesia 2012 - United States Department of State, 19 June 2012
  • Indonesia adalah negara sumber utama, tujuan dan transit bagi perdagangan seks dan kerja paksa bagi perempuan, anak-anak, dan pria.
  • Masing-masing dari 33 provinsi di Indonesia merupakan daerah sumber dan tujuan perdagangan manusia.
  • Daerah sumber yang paling signifikan adalah provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Banten.
  • Sejumlah besar pekerja migran Indonesia menghadapi kondisi kerja paksa dan terjerat utang di negara-negara Asia dan Timur Tengah yang lebih maju , khususnya Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong.
  • Diperkirakan 4,3 juta pekerja migran legal dan 1,7 juta pekerja illegal asal Indonesia bekerja di luar negeri, termasuk 2,6 juta pekerja diperkirakan di Malaysia dan 1,8 juta di Timur Tengah.
  • Arab Saudi merupakan negara tujuan utama bagi buruh migran legal, diikuti oleh Malaysia.
  • Diperkirakan 69 persen dari total pekerja Indonesia di luar negeri adalah perempuan.
  • Pemerintah Indonesia memperkirakan bahwa 2 % pekerja Indonesia legal di luar negeri menjadi korban perdagangan manusia.
  • Jumlah korban perdagangan asal Indonesia secara signifikan sebenarnya lebih tinggi, diperkirakan lebih dari satu juta pekerja ilegal di luar negeri.
  • Selama 2011 korban perdagangan asal Indonesia berada antara lain di seluruh negara-negara Teluk, Malaysia, Taiwan, Chili, Selandia Baru, Filipina, Mesir, dan Amerika Serikat.
  • Adanya tren baru perdagangan bagi perempuan, termasuk beberapa anak untuk eksploitasi seksual komersial di operasi penambangan di Maluku, Papua, dan Jambi. ( IOM )
  • Adanya peningkatan jumlah anak yang dieksploitasi dari Provinsi Kepulauan Riau wilayah Batam dan provinsi Sulawaesi Utara yang dikirim ke Propinsi Papua Barat ke dalam pelacuran.
  • Adanya tren baru di kalangan mahasiswa dan siswa SMA untuk menjual teman-teman pria dan wanitanya yang masih di bawah umur untuk prostitusi.
  • Beberapa wanita dari Uzbekistan dan Kolombia dikenakan prostitusi paksa di Indonesia.
  • Sumber Pemerintah dan non pemerintah melaporkan adanya peningkatan jumlah pekerja tanpa dokumen ke luar negeri. Hal ini disebabkan :
  • Karena pemerintah memperluas penggunaan dokumen perjalanan biometrik luar negeri.
  • Karena pemerintah memperluas penggunaan dokumen perjalanan biometrik, maka pemalsuan dokumen menjadi lebih sulit dan sehingga menjadi mahal didapat.
  • Akibatnya, lebih banyak pekerja Ilegal bepergian melalui laut, terutama dari Batam dan Kepulauan Riau dan yang melalui darat , dari Kalimantan ke Malaysia sebagai negara tujuan atau hendak transit ke negara ketiga.
  • Sebuah tren perdagangan buruh yang mendapat perhatian internasional selama tahun ini adalah kerja paksa pria Indonesia di atas kapal berbendera Korea yang beroperasi di perairan Selandia Baru serta kerja paksa nelayan Burma dan Kamboja yang berada di perairan Indonesia dengan menggunakan kapal nelayan Thailand.
  • Lebih dari 1.000 orang nelayan ilegal dari negara Burma terdampar di pulau terpencil Tual Indonesia.
  • Perekrut tenaga kerja bertanggung jawab atas lebih dari 50 persen pekerja perempuan Indonesia yang mengalami kondisi perdagangan di negara tujuan. ( I O M )
  • Perusahaan resmi atau yang tidak resmi menggunakan modus jeratan utang, menahan dokumen, ancaman kekerasan, dan penahanan di tempat terkunci untuk waktu yang lama untuk menjaga calon Tenaga Kerja Indonesia dalam situasi kerja paksa.
  • Para pekerja perempuan Indonesia bermigrasi ke Malaysia, Taiwan, dan Timur Tengah dan selanjutnya mengalami pelacuran paksa, selain itu mereka juga mengalami pelacuran paksa dan kerja paksa di dalam negeri.
  • Anak - anak diperdagangkan di dalam negeri dan luar negeri, terutama sebagai pembantu rumah tangga, pelacuran paksa, dan industri rumahan.
  • Anak perempuan dipaksa untuk bekerja antara 14 sampai 16 jam sehari dengan upah sangat rendah, seringkali dijerat dengan utang terus-menerus karena alasan perantara indonesia telah membayar uang muka kepada keluarga mereka.
  • Sekitar 60 persen anak di bawah usia lima tahun tidak memiliki akta kelahiran resmi, menempatkan mereka pada risiko tinggi untuk perdagangan manusia.
  • Para pelaku menggunakan berbagai cara untuk menarik dan mengendalikan korban, termasuk janji-janji pekerjaan dengan gaji tinggi, jeratan utang, tekanan masyarakat dan keluarga, ancaman kekerasan, perkosaan, pernikahan palsu, dan penyitaan paspor.
  • Pemerintah indonesia melaporkan adanya kecenderungan perekrutan pekerja migran Indonesia di Malaysia untuk alasan umrah, ziarah agama ke Mekkah masih terus berlanjut, pernah terjadi di Kerajaan Saudi, migran Indonesia diperdagangkan ke tempat lain di Timur Tengah.
  • Beberapa anak-anak Indonesia direkrut melalui media jaringan Internet sosial ke dalam perdagangan seks.
  • Perempuan dan anak perempuan dieksploitasi dalam perbudakan domestik, eksploitasi seksual komersial, dan dalam kerja paksa di sektor pertanian, pertambangan, dan perikanan di daerah pedalaman.
  • Korban direkrut awalnya dengan tawaran bekerja di restoran, pabrik, atau bekerja sebagai pekerja rumah tangga sebelum mereka dipaksa masuk ke dalam prostitusi.
  • Pariwisata seks anak lazim terjadi di sebagian besar wilayah perkotaan dan daerah tujuan wisata, seperti Bali dan Kepulauan Riau yang berbatasan dengan Singapura.
  • Pemerintah Indonesia tidak sepenuhnya mematuhi standar minimum untuk penghapusan perdagangan, namun berbagai upaya telah dilakukan.
  • Polisi dan pejabat penegak hukum lainnya mengeluhkan sulitnya koordinasi antara polisi, jaksa, saksi, dan pengadilan untuk memperoleh suatu keputusan yang sama.
  • Selama 2011, Polri melaporkan telah memulai 133 investigasi perdagangan baru yang melibatkan 179 pelaku yang dicurigai terlibat perdagangan manusia.
  • Polri juga melaporkan rujukan untuk jaksa lokal 50 kasus, dimana 41 dalam proses penuntutan. Berdasarkan laporan lengkap sepanjang tahun ini, empat dari 33 provinsi di Indonesia – Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Utara - 16 pelaku perdagangan manusia telah dihukum oleh pengadilan negeri dan pengadilan tinggi.
  • Korupsi berkelanjutan di sejumlah tingkatan melalui :
*. Penerbitan dokumen palsu bagi korban perdagangan manusia;
*. Pengawasan terhadap perbatasan yang longgar dimana perdagangan seharusnya dapat terdeteksi;
*. Toleransi dan keuntungan dari situs ilegal atas seks komersial, dan
*. Adanya kompromi proses investigasi penegakan hukum dan peradilan.
  • Kementerian Pemberdayaan Perempuan telah melaporkan bahwa ada 358 korban perdagangan manusia pada tahun 2011, termasuk 111 perempuan dan tidak punya anak; sebagian besar korban (53 persen) berasal dari Jawa Barat.
  • IOM melaporkan telah membantu 227 korban pada tahun 2001, termasuk 120 warga Indonesia, 65 laki-laki Kamboja yang lolos kerja paksa di atas kapal kapal nelayan Thailand, Burma 36 orang yang lolos dari kondisi kerja yang sama paksa, dan enam wanita Kolombia yang telah mengalami prostitusi paksa di Jakarta.
  • Di Jawa Barat, melalui Dewan Perencanaan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga melaporkan bahwa pada tahun 2011 pemerintah provinsi telah memberikan anggaran bantuan sebesar dua kali lipat ke korban perdagangan manusia atau setara dengan $ 1.111 per korban.
  • Pusat Pelayanan Terpadu untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak Jawa Barat, yang menerima sebagian besar dana dari pemerintah provinsi, melaporkan bahwa pada tahun 2011 anggaran untuk bantuan kepada korban perdagangan meningkat dari setara dengan $ 833.000 menjadi $ 2,2 juta.
  • Di Provinsi Kepulauan Riau, Komisi Kesejahteraan Anak melaporkan peningkatan 50 persen anggarannya untuk layanan perlindungan korban pada tahun 2011.
  • Beberapa provinsi belum membuat gugus tugas anti-perdagangan manusia dan memberikan pendanaan minimal bagi perlindungan korban perdagangan manusia. Kepolisian Kepulauan Riau dilaporkan tidak memiliki anggaran untuk melindungi korban perdagangan atau untuk melakukan penyelidikan atas tuduhan perdagangan manusia.
  • Koordinasi yang terus menerus antar gugus tugas anti perdagangan lokal di 21 provinsi dan 73 kabupaten atau kota di dalam hal pendanaan, staf, dan sumber daya manusia.
  • 43. Provinsi Jawa Barat secara rutin melakukan pertemuan dengan 66 pemerintah kabupaten dan perwakilan masyarakat sipil dalam penggunaan dana setara dengan $ 2,2 bagi kegiatan perlindungan tiap korban.
  • Gugus tugas di Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan daerah transit utama bagi korban perdagangan orang dari seluruh negeri sepanjang tahun ini belum melakukan kegiatan tersebut
  • Kampanye Anti-perdagangan orang terus digencarkan selama periode pelaporan dan dipertahankan oleh Deparemen Pemberdayaan Perempuan , Departemen Tenaga Kerja, Departemen Pendidikan, Polri, Pusat Pelayanan Terpadu untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak, dan LSM yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
  • Kegiatan sosialisasi disampaikan melalui konferensi, radio, koran, billboard, pamflet, program sekolah, dan pertemuan lingkungan.
  • Pekerja yang berangkat kerja di luar negeri pada tahun 2011 menurut daftar dari BNP2TKI berdasarkan kartu identitas biometrik yang dikeluarkan berjumlah 581.081
  • Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melaporkan telah mencabut ijin 28 perusahaan pada tahun 2011.

TRAFFICKING in PERSONS REPORT 2012

  • Ada 17 negara sebagai negara asal, transit dan tujuan kejahatan-kejahatan seperti perbudakan seks, kerja paksa dan perekrutan tentara anak-anak.
  •  “Saat ini diperkirakan sebanyak 27 juta orang di seluruh dunia menjadi korban perbudakan modern,yang kita sebut perdagangan manusia,” Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton
  •  Saat ini banyak negara menjadi lebih sadar terhadap masalah perbudakan, dengan mempertegas hukum dan program untuk membantu korban. Ini dianggap sebagai kemajuan yang terus dilakukan untuk menghapus apa yang disebut sebagai momok perdagangan manusia.
  • Dari 185 negara yang masuk dalam laporan tahun 2012, hanya 33 negara yang telah menjalankan undang undang secara tegas untuk mengakhiri perdagangan manusia
  • Lima negara tercatat telah keluar dari daftar hitam yang dikenal sebagai tingkat tiga, termasuk Myanmar dan Venezuela, yang akan dimasukkan di antara 42 negara yang dikenal sebagai daftar pantauan tingkat 2.
  • Myanmar dihapus dari daftar hitam karena pemerintahnya telah mengambil sejumlah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengatasi kerja paksa dan wajib militer tentara anak
  • Nigeria kehilangan tempatnya di tingkat 1, karena perempuan dan anak anak dipaksa menjadi buruh dan perdagangan seks.
  • 16 negara yang masuk dalam daftar hitam atau negara-negara yang mungkin menghadapi sanksi AS karena menolak untuk mematuhi hukum internasional terhadap perdagangan manusia:

  1. Aljazair
  2. Republik Afrika Tengah
  3. Equatorial Guinea
  4. Eritrea
  5. Iran
  6. Korea Utara
  7. Kuwait
  8. Libya
  9. Madagaskar
  10. Papua Nugini
  11. Arab Saudi
  12. Sudan
  13. Suriah
  14. Yaman
  15. Zimbabwe
  16. Somalia
  • Tahun 2012, perempuan dan anak perempuan ‘menyumbang’ 55% dari korban kerja paksa dan 98% korban perdagangan seks di seluruh dunia. (ILO )
  • 11,7 juta orang dalam pekerjaan paksa di Asia, 3,7 juta di Afrika, 1,8 juta di Amerika Tengah dan Selatan, 1,6 juta di Eropa Tengah dan Timur, 600.000 di Timur Tengah, dan 1,5 juta di Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara di Uni Eropa. Jumlah tersebut telah meningkat sebesar 70% dibandingkan perkiraan ILO pada tahun 2005.( ILO )
  • Di Amerika Serikat, ribuan korban diselundupkan dari Thailand, India, Meksiko, Filipina, Haiti, Honduras, El Salvador, Republik Dominika, Guatemala, Peru, dan negara lainnya dipaksa untuk bekerja di toko keringat atau sebagai pembantu rumah tangga dan pelacur

LEMBAR FAKTA TENTANG EKSPLOITASI SEKS KOMERSIL DAN PERDAGANGAN ANAK ( Sumber : UNHCR)

Fakta dan Angka global :
  1. Ada sekitar 1.2 juta anak diperdagangkan setiap tahunnya
  2. Kebanyakan (anak-anak laki-laki dan perempuan) diperdagangkan untuk eksploitasi seks
  3. Ada sekitar 2 juta anak di seluruh dunia yang dieksploitasi secara seksual tiap tahunnya.
  4. Industri perdagangan anak menangguk untung 12 miliar dolar per tahunnya (ILO)
  5. Angka di Asia Timur dan Pasifik:
  6. Jumlah terbesar anak-anak dan wanita yang diperdagangkan di seluruh dunia ada di an dari Asia. Perkiraannya berkisar dari 250.000 sampai 400.000 (30 persen dari angka perkiraan global)
  7. Semua Negara terpengaruh oleh perdagangan baik secara dom estik, lintas batas atau luar negeri dan sebagai Negara asal, Negara tempat singgah atau Negara penerima
Indonesia :
  • Di Indonesia sekalipun banyak gadis yang memalsukan umurnya, diperkirakan 30 persen pekerja seks komersil wanita berumur kurang dari 18 tahun. Bahkan ada beberapa yang masih berumur 10 tahun. Diperkirakan pula ada 40.000-70.000 anak menjadi korban eksploitasi seks dan sekitar 100.000 anak diperdagangkan tiap tahun.
  • Sebagian besar dari mereka telah dipaksa masuk dalam perdagangan seks.
  • Sebagai pelaku perdagangan ke luar negeri, lintas batas atau domestik dan Negara asal
  • Perdagangan anak baik di lingkup domestik maupun luar negeri meningkat
  • Tujuan utama anak yang diperdagangkan ke luar negeri adalah Malaysia, Singapura, Brunei, Taiwan, Jepang dan Arab Saudi Pariwisata seks menjadi isu menarik di daerah tujuan wisata seperti di Bali dan Lombok
  • Terdapat banyak pelacuran di lokalisasi pelacur, karaoke, panti pijat, mal, dan sebagainya. Mayoritas pelanggan adalah orang local
Tren :
  • Jumlah anak-anak yang dieksploitasi secara seksual bertambah
  • Melibatkan anak-anak berumur belia
  • Ada kelompok baru yang rentan (anak-anak yang tak punya tempat tinggal.)
  • Increase in numbers of children sexually exploited


  1. Diperkirakan ada 40.000 sampai 70.000 anak Indonesia yang dieksploitasi dalam pelacuran di dalam negeri.
  2. Anak-anak diperdagangkan di dalam dan ke luar negeri terutama untuk menjadi  Pembantu rumah tangga, Pelacuran paksa, dan  Industri rumahan.
  3. Banyak anak perempuan diperdagangkan, bekerja 14-16 jam sehari dengan upah sangat rendah, seringkali dijerat utang terus-menerus karena harus membayar kembali uang muka yang telah diberikan kepada keluarga oleh perantara Indonesia.
  4. Jeratan utang terutama menonjol di antara korban perdagangan seks, dengan utang awal sekitar $ 600 sampai $ 1.200 dikenakan pada korban; ditambah akumulasi biaya lain-lain dan utang, perempuan dan anak perempuan sering tidak dapat melarikan diri dari perbudakan utang, bahkan setelah bertahun-tahun dalam prostitusi.
  5. Pelaku perdagangan manusia juga menculik anak perempuan dan perempuan muda untuk perdagangan seks di dalam dan luar negeri.
  6. Lebih dari 25 korban perdagangan seks dari Uzbekistan diidentifikasi pada tahun 2010,
  7. Ada laporan dari para korban yang berasal dari Cina, Thailand, negara-negara Asia Tengah lainnya, dan Eropa Timur yang mengalami eksploitasi di Indonesia
  8.  Penapisan pekerja migran untuk mencari bukti perdagangan manusia di Terminal Empat Bandara International Jakarta masih tidak mencukupi,
  9. Hampir 40 persen pekerja migran legal sedang dalam perjalanan ke tujuan lain selain negara Malaysia melalui terminal ini.
  10. Petugas di terminal bandara memperkirakan bahwa lebih dari 35 persen yang kembali adalah korban perdagangan manusia, meskipun untuk sejumlah alasan mereka enggan untuk melaporkan masalah tersebut.
  11. Tujuh kementerian mengoperasikan Terminal Empat dan hasilnya adalah Para pekerja migran yang kembali dari luar negeri, jumlahnya melebihi 1.000 orang per hari, dipaksa membayar biaya berlebihan untuk pelayanan yang tidak memadai. 
ESTIMASI GLOBAL DAN TREN

  • Diperkirakan saat ini 214 juta pekerja migran di seluruh dunia
  • Jumlah total migran internasional telah meningkat selama 10 tahun terakhir dari 150 juta jiwa di 2000 menjadi 214 juta orang hari ini.
  • 3,1% Persentase penduduk dunia adalah migrants
  • Dengan kata lain, satu dari setiap 33 orang di dunia saat ini adalah migran (sedangkan pada tahun 2000 satu dari setiap 35 orang adalah migran).
  • Persentase migran tetap relatif stabil sebagai bagian dari total populasi, meningkat hanya 0,2 persen (2,9-3,1 persen), selama dekade lalu. Namun demikian, persentase migran sangat bervariasi dari negara ke negara.
  • Negara-negara dengan persentase yang tinggi dari pendatang termasuk Qatar (87 persen), Uni Emirat Arab (70 persen), Yordania (46 persen), Singapura (41 persen), dan Arab Saudi (28 persen)
  • Negara dengan pekerja migran persentase rendah termasuk Afrika Selatan (3,7 persen), Slovakia (2,4 persen), Turki (1,9 persen), Jepang (1,7 persen), Nigeria (0,7 persen), Rumania (0,6 persen ), India (0,4 persen) dan Indonesia (0,1 persen)
  • Migrants akan merupakan negara terpadat kelima di world8
  • Migrasi sekarang lebih luas di lebih banyak negara. Saat Ini 10 besar negara tujuan menerima bagian kecil dari seluruh migran dari tahun 2000.
  • 49% Persentase migran di seluruh dunia adalah perempuan
  • Diperkirakan $ 440 Milyar pengiriman uang yang dikirim oleh pekerja migran di tahun 2010
  • Pengiriman uang telah meningkat secara eksponensial: naik dari USD 132 milyar pada tahun 2000 ke USD diperkirakan 440 miliar pada tahun 2010, bahkan dengan sedikit penurunan karena crisis.ekonomi saat ini
  • Jumlah yang sebenarnya, termasuk aliran yang tidak tercatat melalui jalur formal dan informal, diyakini secara signifikan lebih besar
  • Pada tahun 2010, negara-negara penerima atas pengiriman uang yang tercatat adalah India, Cina, Meksiko, Filipina, dan Perancis
  • Negara-negara kaya merupakan sumber utama dari pengiriman uang. Amerika Serikat adalah yang terbesar, dengan USD 48,3 milyar arus keluar pada tahun 2009. Arab Saudi menempati sebagai urutan yang terbesar kedua, diikuti oleh Swiss dan Russia.
  • Diperkirakan $ 325 milyar pengiriman uang dikirim oleh pekerja migran ke negara-negara berkembang di 2010
IOM INDONESIA MARET 2005 - JUNI 2010 KORBAN PERDAGANGAN ORANG 
INFORMASI UMUM DARI KORBAN PERDAGANGAN ORANG
  • JUMLAH ORANG YANG DIPERDAGANGKAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN / USIA RINCIAN
Jenis Kelamin
USIA KORBAN

TRAFFICKING
Total

Anak     
Dewasa

Perempuan
740
2,677
3,417
Laki-Laki
150
218
368
Total
890
2,895
3,785

  •  JUMLAH KORBAN PERDAGANGAN ORANG BERDASARKAN PROVINSI ASAL


Propinsi Asal
Total
%
1
Jawa Barat
862
22.77 %
2
Kalimantan Barat
721
19.05 %
3
Jawa Timur
464
12.26 %
4
Jawa Tengah
430
11.36 %
5
Sumatera Utara
254
6.71 %
6
Nusa Tenggara Barat
248
6.55 %
7
Lampung
191
5.05 %
8
Nusa Tenggara Timur
162
4.28 %
9
Banten
83
2.19 %
10
Sumatera Selatan
72
1.90 %
11
Sulawesi Selatan
61
1.61 %
12
DKI Jakarta
60
1.59 %
13
Aceh
27
0.71 %
14
Sulawesi Tengah
23
0.61 %
15
Yogyakarta
19
0.50 %
16
Jambi   
14
0.37 %
17
Sulawesi Tenggara
13
0.34 %
18
Sulawesi Barat
12
0.32 %
19
Kepulauan Riau
11
0.29 %
20
Riau
8
0.21 %
21
Sumatera Barat
8
0.21 %
22
Sulawesi Utara
7
0.18 %
23
Bengkulu
5
0.13 %
24
Maluku
5
0.13 %
25
Kalimantan Selatan
5
0.13 %
26
Kalimantan Timur
3
0.08 %
27
Gorontalo
2
0.05 %
28
Bali
1
0.03 %
29
Kalimantan Tengah
1
0.03 %
30
Papua (irian Jaya)
1
0.03 %
31
Kepulauan bangka-belitung
1
0.03 %
32
(no data)
11
0.29 %





Total    
3,785
100




Mayoritas perempuan dari Jawa Barat 
Mayoritas laki-laki dan anak-anak dari Kalimantan Barat


JUMLAH KORBAN PERDAGANGAN ORANG BERDASARKAN TUJUAN DI MANA MEREKA DIPERDAGANGKAN 
Perdagangan Orang Dalam Negeri 18.71%

Perdagangan orang Lintas perbatasan 81.29%
  • Mayoritas perempuan diperdagangkan untuk pulau Riau  sebagian besar pria diperdagangkan untuk sulawesi selatan (Kota Makassar)
  • Mayoritas anak-anak dan orang dewasa diperdagangkan ke riau kepulauan
  • Mayoritas perempuan dan anak dijanjikan pekerjaan rumah tangga.
  • Mayoritas orang dijanjikan pekerjaan perkebunan.
  • Mayoritas perempuan dan anak bekerja sebagai pekerja domestik dan mayoritas laki-laki sebagai pekerja perkebunan.
Berdasarkan data IOM Indonesia
1. Jumlah korban kasus perdagangan manusia di Indonesia mencapai 3.943 orang,

2. Yang terdiri dari 3.559 orang perempuan dan 384 orang laki-laki.

3. "Yang paling tinggi berasal dari Jawa Barat mencapai 920 orang atau 23,33% dari total korban perdagangan manusia yang ada di Indonesia, sedangkan kedua yaitu Kalimantan Barat mencapai 722 atau 18,31%, dan Jawa Timur 478 atau 12,12%,"

4. Sekitar 99% korban perdagangan manusia tersebut merupakan perempuan

5. Kebanyakan mereka berasal dari daerah Indramayu dan Bandung. Sementara itu, negara tujuan kasus perdagangan manusia tersebut, yakni Malaysia, Saudi Arabia, Jepang, Singapura, dan lain-lain.

6. "Yang menjadi korban perdagangan manusia tersebut, kebanyakan pekerja domestik seperti pekerja rumah tangga yang dijual dan dianiaya," 

DATA PERDAGANGAN ORANG (TRAFFICKING) - BARESKRIM
Tahun/Periode : 2011

No
Nama Polda
Jumlah Kasus
Korban
Pelaku

Bareskrim
9
0
0

Polda Babel
4
2
1

Polda Diy
3
0
0

Polda Gorontalo
4
1
3

Polda Jambi
1
2
1

Polda Jawa Barat
21
1
2

Polda Kalimantan Barat
1
0
0

Polda Kalimantan Selatan
1
1
2

Polda Kalimantan Timur
5
1
1

Polda Lampung
1
2
1

Polda Metro Jaya
10
1
2

Polda Ntt
2
0
2

Polda Riau
5
1
2

Polda Sumatera Utara               
1
0
0

Total
68
12
17

Sumber : UPPA Bareskrim

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar